Mewabahnya  Pandemi covid-19 di Kalimantan Barat membawa dampak yang signifikan bagi dunia pendidikan. Sekolah masih diliburkan hingga menunggu batas waktu yang ditetapkan pemerintah. Angka kenaikan pasien juga semakin hari semakin meningkat, begitu juga dengan kegiatan vaksinasi yang berlangsung untuk tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Sebab grafik persebaran virus terus meningkat di beberapa daerah di Kalimantan Barat. Dampak yang sampai sekarang masih sangat dirasakan di dalam bidang pendidikan yaitu pembelajaran tatap muka diberhentikan dan dialihkan pembelajaran secara online (virtual).

SMAN  10 Singkawang sebagai salah satu lembaga pendidikan di Kota Singkawang Kalimantan Barat juga melakukan pembelajaran secara daring. Siswapun diharapkan tetap mengikuti pembelajaran  secara daring dirumah masing-masing  dengan memanfaatkan teknologi yang dimiliki seperti HP, komputer/laptop yang digunakan siswa dan bapak/ibu guru. Ada beberapa platform baik media sosial maupun media elektronik yang digunakan oleh bapak/ibu guru. Cara seperti inilah menjadi kebijakan pemerintah agar siswa/siswi tetap mendapatkan pendidikan dan pembelajaran seperti biasa

Pada praktiknya pembelajaran daring memanfaatkan teknologi komunikasi sebagai media belajar siswa dari rumah. Pemerintah melalui dinas pendidikan terus mengupayakan pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Meskipun capaian target kurikulum tidak diharuskan, namun upaya pembelajaran yang bermakna bagi tercapainya pemahaman siswa terhadap pandemi menjadi hal utama yang diajarkan pada siswa. Sehingga dengan pembelajaran kontekstual ini siswa dapat survive menghadapi wabah covid 19. Sebagai tindak lanjut dan persyaratan akademik siswa, SMAN 10 Singkawang terus melakukan inovasi baik pembelajaran daring yang telah dilaksanakan selama 3 semester dan  pelaksanaan Penilaian Akhir Tahun (PAT) secara online dengan sistem CBT (Computer Based Tes) tahun pendidikan 2020/2021 yang rencananya akan dilaksanakan pada 2-11 Juni 2021 dan diikuti oleh kelas X berjumlah 86 siswa dan kelas XI berjumlah 97 Siswa yang nantinya PAT ini akan menentukan kenaikan kelas mereka selama satu tahun.